BANJARMASIN - Belum apa-apa, pembenahan kawasan Sekumpul Kabupaten Banjar terancam tak bisa dilanjutkan. Kendalanya adalah belum ada kesepakatan dengan warga.

Padahal penataan baru masuk segmen satu. Segmen satu ini adalah pembenahan dari Jalan A Yani hingga ke jembatan Sekumpul, yang ditarget selesai akhir tahun ini. Jika selesai, pembenahan akan dilanjutkan segmen dua tahun depan. Yakni dari Jalan Sekumpul melewati Kompleks Ar Raudhah dan melintasi pasar tradisional Sekumpul.

Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar menyayangkan kendala ini. Pembenahan kawasan Sekumpul diharapkan bisa dilanjutkan kembali oleh Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Wilayah Pemukiman Wilayah Kalsel.

Maklum saja, kawasan ini adalah wisata religi unggulan Kalsel. Di mana, setiap tahun dalam pelaksanaan haul Guru Sekumpul, jutaan jemaah datang dari berbagai daerah.

“Mudah-mudahan kita bisa fasilitasi bersama dengan Pemerintah Kabupaten Banjar dan keluarga Guru Sekumpul agar penataan kawasan Sekumpul bisa dianggarkan lagi di APBN,” harapnya.

Untuk diketahui, penataan kawasan Sekumpul ini bernilai Rp32 miliar lebih. Pekerjaannya meliput pembuatan pedestarian, pembenahan saluran air, pembuatan ruang terbuka publik.

Untuk pedestarian di Jalan Sekumpul, sepanjang 400 meter dari Masjid Pancasila Syiarrussolihin hingga jembatan batas Kelurahan Sekumpul dan Kelurahan Jawa. Selain itu dikerjakan pula pembenahan akses penghubung antara Jalan Sekumpul dan Jalan Pendidikan sepanjang 270 meter dan pembuatan ruang terbuka publik di eks lahan pemakaman warga Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Budi Sejahtera Kalsel.

Penataan Kawasan Religi Sekumpul sendiri dibagi menjadi 3 segmen, yakni segmen 1 akan selesai pada 3 Desember 2021. Sedangkan segmen 2 dan 3 akan dikerjakan pada November. Selain itu, untuk pengerjaan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Perkotaan Air Santri akan selesai pada Februari 2022. Proyek ini dengan anggaran tahun jamak. (mof/by/ran)