TAKISUNG - Nelayan Desa Telaga Langsat Kecamatan Takisung mendapat bantuan pengecekan dan servis mesin kapal dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Tanah Laut (Tala). Pada kesempatan itu, sebanyak 16 mesin kapal milik warga mendapatkan perawatan berkala oleh pihak Yamaha didampingi oleh DKPP Tala bersama kontraktor pengadaan konversi BBM ke Gas. Pelayanan servis dijadwalkan berlangsung selama dua hari di dua titik. Hari pertama, di Desa Telaga Langsat. Hari kedua, di Desa Takisung Kecamatan Takisung.

Sebagai nelayan, Mastani mengakui memang tidak ada kerusakan pada mesin kapal miliknya karena rutin mengganti oli. Namun, Mastani sudah lama menunggu program semacam ini. “Alhamdulillah, hari ini ada," ujarnya, Rabu (24/11) sambil menunggu mesinnya selesai diservis.

Mastani menceritakan sebelumnya memiliki tiga buah mesin kapal. Tapi, sejak mendapatkan bantuan mesin dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, ia hanya menggunakan satu mesin saja. Lebih hemat bahan bakar.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap pada DKPP Tala, Noor Irawady Kodratillah menyebut program servis gratis ini diberikan kepada nelayan dua kali dalam satu tahun. Mesin yang diserahkan kepada nelayan pada tahun lalu lebih hemat karena dapat menggunakan dua alternatif bahan bakar. Bensin dan gas. Ini salah satu persiapan dijalankannya konversi bahan bakar bensin ke gas oleh nelayan.

Menurut Irawady, penggunaan bahan bakar gas terbukti lebih hemat lima kali lipat. Namun nelayan masih belum sepenuhnya dapat berpindah ke bahan bakar gas, karena mesin belum stabil ketika terkena ombak besar di laut. Dia berharap para nelayan dapat menjaga mesin bantuan tersebut. "Jangan tidak dimanfaatkan, jangan juga dijual. Tolong dijaga dan dirawat. Jika pemakaian dan perawatannya benar, mesin bisa awet sampai sepuluh tahun," tuntasnya.(diskominfo/sal)