MARTAPURA - Disebut terancam tidak bisa dilanjutkan karena belum ada kesepakatan dengan warga, Sekretaris Daerah Banjar M Hilman memastikan penataan kawasan Sekumpul di Kabupaten Banjar hingga kini berjalan lancar.

Dia menampik, jika ada warga yang tidak sepakat atau menolak proyek yang dilaksanakan Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Wilayah Pemukiman Wilayah Kalsel tersebut.

"Sampai saat ini mendapat dukungan dari tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat yang terdampak pembangunan. Tidak ada penolakan," tegasnya, kemarin (26/11).

Dia mengungkapkan, dukungan dari masyarakat didapatkan saat beberapa kali digelarnya pertemuan konsultasi publik dengan tokoh dan warga di kawasan Sekumpul. "Dari hasil konsultasi publik sudah ada kesepakatan untuk mendukung penataan kawasan. Sampai sekarang semua mendukung," ungkapnya.

Masih adanya dukungan, Hilman menyebut, proyek akan lancar hingga segmen terakhir. "Pelaksanaan penataan kawasan Sekumpul dibagi 3 Segmen," sebutnya.
Sementara itu, Ketua RT 02, Kelurahan Sekumpul,Mustafa juga memastikan bahwa penataan kawasan Sekumpul tidak ada penolakan. "Terakhir ikut rapat, semua warga sepakat. Dari segmen 1 sampai terakhir," ujarnya.

Bahkan ujar dia, warga yang terdampak sepakat bersedia menghibahkan tanah mereka yang terkena proyek penataan. "Karena ini demi perkembangan Sekumpul," ujarnya.

Apalagi di daerah Sekumpul Ujung, Mustafa menuturkan, warga sekitar sepakat adanya penataan supaya daerahnya tidak lagi tergenang ketika hujan deras. "Sebab, penataan ini juga memperbaiki drainase yang buntu," tuturnya.

Sugito, warga sekitar yang halaman rumahnya terkena proyek juga mengaku tidak menolak adanya penataan Sekumpul. "Iya, kami sepakat menghibahkan tanah di depan beberapa meter," ujarnya.

Dia menyebut, sesuai ukuran bahkan pagar rumahnya nantinya akan ditorobohkan karena masuk dalam rencana proyek. "Tapi nanti dibangunkan pagar yang baru lagi," pungkasnya. (ris/by/ran)