PARINGIN – Banjir melanda sebagian wilayah di hulu sungai dalam setelah diguyur hujan deras beberapa hari terakhir, tidak terkecuali di Balangan.

Dari data yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan, Minggu (28/11), tiga dari delapan kecamatan mengalami kebanjiran, yakni Kecamatan Halong, Tebing Tinggi dan Awayan.

Di Kecamatan Halong, delapan desa yang terdampak luapan air sungai, yakni Desa Puyun, Mamantang, Tabuan, Binuang santang, Mantuyan, Uren Lama, Karya dan Mauya.

Untuk Kecamatan Tebing Tinggi banjir menggenangi enam desa, yaitu Desa Mayanau, Simpang bumbuan, Simpang Nadong, Auh,  Ju'uh dan Sungsum.

Sedangkan di Kecamatan Awayan Desa Tundakan Hulu, Ambakiang dan Kecamatan Juai Desa Lalayau,  Mihu dan Desa Bata.

Menyikapi kondisi ini, Plt. Kepala BPBD Balangan, H. Rahmi mengatakan, status Balangan saat ini siaga banjir karena hingga sekarang luapan air sungai masih terjadi.

“Kalau dalam 24 jam air terus meninggi maka akan kita tetapkan darurat banjir, karena akan mengganggu aktivitas kehidupan masyarakat,” terangnya.

Pihaknya, kata Rahmi, akan terus memantau tingkat ketinggian air di semua titik rawan banjir. Lebih lanjut ia mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada, dengan salah satunya mengamankan harta benda. (why)