BANJARMASIN - Insiden rumah ambruk kembali terjadi di Banjarmasin. Kali ini di Jalan Kelayan A RT 02 Banjarmasin Tengah, Sabtu (27/11) pagi.

Warga sekitar, Supian menduga, kerusakan pondasi menjadi penyebab.

"Tiba-tiba roboh dan membuat heboh. Tapi sejak pagi, penghuni sudah mengeluarkan sebagian perabotannya," kata pria 54 tahun itu.

Rumah dua tingkat ini dihuni satu keluarga. Pemiliknya Haji Baihaqi.

"Malam Jumat lalu, pas sungai pasang, air meluap dan masuk ke rumah. Tingginya sekitar 20 sentimeter," kisahnya.

"Tanda-tandanya sudah ada. Terdengar suara aneh di pondasi. Kemungkinan pondasinya bergeser. Sejak itu kami mulai mengeluarkan barang-barang berharga," lanjutnya.

Rumah itu dibangun tahun 1960. Sebagian besar dari kayu ulin. Lalu direnovasi pada tahun 2002 untuk dijadikan kios pulsa.

Yang terpenting, tidak ada korban dalam musibah ini. "Sementara waktu kami menumpang di rumah saudara," tutup Baihaqi.

Sepekan yang lewat, rumah mewah seharga Rp3 miliar di Jalan Rama, Banjarmasin Timur ambruk. Permasalahannya juga sama, yakni kerusakan pondasi. (lan/at/fud)