BANJARMASIN - Pemerintah terus menggalakkan Gerakan Peduli Lingkungan di seluruh tanah air guna terciptanya lingkungan tempat tinggal yang bersih dan nyaman. Di Kalsel, berbagai kegiatan juga dilakukan.

Salah satunya adalah penghijauan dan penanaman pohon. Gerakan Revolusi hijau yang digaungkan Pemprov Kalsel dan sebagai program andalan adalah bukti nyata gerakan peduli lingkungan di Kalsel.

Tak hanya di darat, Gerakan Peduli Lingkungan juga masif dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalsel. Yakni program Sungai Martapura Bungas. Ada 11 titik sungai yang dilakukan pembersihan. Enam sungai berada di Kabupaten Banjar dan lima sungai di Banjarmasin.

Gerakan Peduli Lingkungan yang sederhana, sedianya juga bisa dilakukan di rumah yaitu memilah sampah berdasarkan jenisnya dan tidak membakarnya, menanam pohon atau tanaman di pot atau pekarangan rumah, menghemat listrik, membawa tas belanja guna ulang, belanja sesuai kebutuhan.

Melakukan Gerakan Peduli Lingkungan dapat menumbuhkan rasa syukur, rasa cinta, dan tanggung jawab untuk menjaga dan memelihara alam ini sehingga hubungan dengan alam semakin baik dan tentunya meningkatkan kualitas lingkungan hidup kita.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana mengatakan, Gerakan Peduli Lingkungan juga dilakukan pihaknya secara aktif mengajak masyarakat untuk peduli dengan lingkungan.

“Ayo kita peduli lingkungan! Kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi?” ajak Hanifah. (adv/mof)