BANJARMASIN - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Banjarmasin meluncurkan mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM), kemarin (1/12) di Siring Pierre Tendean.

Mesin ADM itu diletakkan di Menara Pandang. Terkoneksi ke sistem data kependudukan, mesin ini bisa mencetak KTP, KK dan akte kelahiran.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan, ADM ini merupakan hibah dari Kementerian Dalam Negeri.
Dia berharap, mesin ini bisa mempermudah urusan administrasi warga kota.

Bahkan, Ibnu berharap bisa menambah mesin serupa pada tahun depan. Ditempatkan di mall pelayanan publik yang akan dibangun di eks Mitra Plaza di Jalan Pangeran Antasari.

"Atau, kalau bisa, bahkan ada di setiap kantor kecamatan," ujarnya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Banjarmasin, Madyan menambahkan, warga tetap harus berurusan secara administrasi.

Bisa dengan petugas yang berjaga di ADM atau mendatangi kantor Disdukcapil di Jalan Sultan Adam. Intinya, warga harus memiliki alamat surel.

"Karena online, maka si pendaftar harus memiliki email aktif. Di email, nanti warga akan menerima barcode untuk masuk aplikasi dan mencetak kartu," jelasnya.

"Lalu barcode ditempelkan ke mesin ini. Diproses aplikasi dan dicetak. Nanti ada petugas jaga yang mendampingi di sini," tambahnya.

"Dengan mesin ini, prosesnya cukup cepat. Kartu dicetak dalam waktu dua sampai tiga menit," tekannya.

Lantas, apakah mesin ADM bakal dioperasikan tiap hari? Dia menjawab, hanya pada hari kerja saja.

Untuk penambahan tahun depan, setidaknya satu unit membutuhkan anggaran Rp200 juta.

"Rencananya, tahun depan bakal ada mall pelayanan publik di kawasan Mitra," tutup Madyan. (war/at/fud)