MARTAPURA - Haul ke-17 KH M Zaini bin Abdul Ghani atau Guru Sekumpul kembali ditiadakan di tahun 2022 mendatang. Informasi tersebut disampaikan pihak keluarga dan ahli waris Guru Sekumpul melalui surat pemberitahuan yang dikeluarkan Musala Ar-Raudah.

Dalam surat tertanda kedua putra Guru Sekumpul--H. Muhammad Amin Badali dan H. Ahmad Hafi Badali-- tersebut disampaikan agenda tahunan terbesar di Kalsel itu dibatalkan dengan berbagai alasan serta pertimbangan.

"Menurut kami keadaan yang seperti sekarang masih belum benar aman dan baik untuk melakukan kegiatan seperti biasa dan dahulu," kata Amin dan Hafi melalui surat itu.

"Kami tidak ingin terjadi penuhnya massa dan jemaah menimbulkan hal kurang baik, apalagi berhubungan dengan Ayahanda kami. Maka dari itu mari kita semua saling mengingatkan dan berusaha menjaga sikap serta perilaku untuk tidak melakukan sesuatu dan hal-hal yang bisa berdampak negatif dan kurang baik untuk sekitar dan banyak orang," lanjut mereka.

Mengenai ziarah di Kubah Sekumpul, mereka memutuskan masih sama seperti yang diberitahukan sebelumnya. Yakni tutup sampai waktu yang belum ditentukan. Jemaah pun dimohon untuk tidak memaksakan diri untuk datang.

Saat dikonfirmasi, H Abdel yang biasanya menjadi Koordinator Posko dan Jalur setiap gelaran Haul Guru Sekumpul membenarkan jika haul kembali ditiadakan. "Imbauan itu benar," singkatnya.

Ketua RT 02 Kelurahan Sekumpul Mustafa sudah memprediksi jika peringatan Haul ke-17 Guru Sekumpul bakal ditiadakan. "Karena kalau digelar waktunya tidak sempat," paparnya.

Dia menyampaikan, apabila haul digelar biasanya sudah ada pengumuman sejak jauh-jauh hari. "Karena haul biasanya digelar Maret, kalau persiapan dari Desember sekarang mungkin tidak sempat," pungkasnya. (ris/by/ran)