RANTAU - Banjir rob terjadi di wilayah pesisir sungai Kabupaten Tapin, tepatnya di Kecamatan Candi Laras Selatan dan Kecamatan Candi Laras Utara. Ada puluhan Desa yang terdampak.

Kamis (9/12) kemarin Radar Banjarmasin memantau lokasi banjir di Kecamatan Candi Laras Selatan. Banyak pemukiman umum, sekolah-sekolah, jalan dan halaman kantor desa terdampak banjir.

Ketinggian air di lokasi rata-rata mencapai lutut orang dewasa. Menurut warga, kondisi air sudah berangsur surut dari Rabu (8/12).

“Saat itu kondisi air kalau di jalan umum sampai lutut serta sampai masuk rumah,” ucap Siti Hafsah, warga Desa Baulin, Kecamatan Candi Laras Selatan ini.

Diceritakannya, bahwa air sungai mulai naik dari Senin. Namun, saat Rabu dinihari sampai ke jalan dan pemukiman umum serta rumah-rumah warga.

“Padahal Selasa (7/12) sekitar pukul 11.00 malam air belum sampai rumah. Tiba-tiba dinihari sampai ke dalam rumah,” ucapnya.

Sontak Siti Hafsah bersama keluarga pun langsung mengamankan peralatan di rumah bersama puluhan karung berisi gabah yang disimpan mereka di rumah. “Total gabah yang terendam ada 23 karung. Sudah kami keringkan hari ini sebagian,” tuturnya.

Sementara Camat Candi Laras Selatan, Ivada Chandra Sari, menjelaskan untuk wilayahnya semua desa terdampak, tapi yang paling parah ada di 5 desa. Rata-rata rumah warga yang terendam.

“Lima desa itu, yakni Margasari Hulu, Candi Laras, Baringin B dan Pabaungan Hilir,” bebernya. Untuk banjir rob tahun ini, diakuinya memang merupakan terparah dari sebelum-sebelumnya. Dari lima desa yang terdampak, sekitar 50 rumah yang airnya masuk ke rumah.

“Upaya yang kita lakukan, sudah melaporkan ke BPBD dan mereka langsung menindaklanjuti dengan memberikan bantuan,” tuturnya.

Untuk bantuan sendiri sudah disalurkan pihak kecamatan ke des-desa. Karena bantuannya terbatas, diatur pembagiannya sesuai tingkat keparahannya.

“Bantuan yang diberikan, berupa sarden, beras, air mineral dan mie instan,” katanya.

Sementara di Kecamatan Candi Laras Utara, Data dari Babinsa Koramil setempat. Untuk Desa yang terandam banjir rob meliputi, Desa Margasari Hilir, Desa Pariok, Desa Buas Buas, Desa Rawana, Desa Teluk Haur, Desa Batalas, Desa Sawaja, Desa Kaladan dan Desa Sei Salai. (dly)