BANJARBARU - Satu lagi Rumah Sakit baru berdiri di wilayah Kota Banjarbaru. Namanya Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Banjarbaru. Lokasinya di kawasan Kota Citra Graha Liang Anggang Banjarbaru.

Kemarin (9/12), rumah sakit yang berada di bawah naungan RSI Sultan Agung Group ini di resmikan atau ditandai dengan acara grand launching. Izin operasionalnya sebenarnya sudah terbit 31 Maret lalu dan tanggal 19 April 2021 juga sudah diadakan sesi soft launching.

Menurut Direktur RSI Sultan Agung, dr Rifqiannor, rumah sakit ini punya banyak layanan kesehatan. Bahkan, pihaknya memastikan sudah bisa melayani pasien BPJS Kesehatan per tanggal 1 Desember lalu.

"RSI Sultan Agung Banjarbaru telah melakukan pelayanan IGD 24 jam, pelayanan rawat inap, pelayanan penunjang, pelayanan untuk pasien Covid-19, serta pelayanan poliklinik umum dan berbagai macam spesialis," katanya dalam sambutan kemarin.

Mengusung semangat syariah dan menonjolkan jargon berkhidmat. Rifqi menyebut jika rumah sakit ini juga sudah bekerja sama dengan Lazis Sultan Agung untuk melaksanakan kegiatan sosialnya.

"Kita juga melaksanakan kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility), seperti medical check up untuk para santri, santriwati, dan tuan guru, sunatan masal, operasi katarak masal, serta operasi bibir sumbing yang juga bekerja sama dengan Smile Train," paparnya.

Tak hanya sampai disitu, sebagai bentuk komitmennya dengan semangat yang dibangun. Rifqi mengklaim jika RSI Sultan Agung Banjarbaru juga memberikan afiat card (kartu sehat) khusus.

"Benar, kita akan berikan Afiat Card untuk para tuan guru yang dapat digunakan saat berobat di rumah sakit," umumnya.

Dilanjutnya, karena menerapkan pelayanan sesuai prinsip syariah. Hal ini katanya ditandai dengan dilakukan sertifikasi gizi halal oleh MUI sejak 28 Mei 2021 lalu.

"Insya Allah akan melaksanakan sertifikasi rumah sakit syariah pada awal tahun 2022 nanti," sambungnya.
Terakhir, ia berharap jika pelaksanaan sertifikasi syariah ini dapat berjalan lancar. Sehingga RSI Sultan Agung Banjarbaru katanya dapat menjadi rumah sakit syariah pertama di Kota Banjarbaru.

"Juga sekaligus rumah sakit swasta syariah pertama di Kalimantan," tutupnya.

Ditambahkan oleh Kepala BOD RSI Sultan Agung Banjarbaru, Masyhudi jika memang RSI Sultan Agung semuanya dijalankan sesuai syariat Islam.

Misalnya katanya mulai dari akadnya yang syariah, pelayanannya syariah termasuk gizinya halal. "Bahkan laundrynya dipastikan tidak hanya bersih wangi tapi juga suci untuk beribadah," ujarnya.

Kemudian, mutu wajib syariah katanya diterapkan dalam rangka menjaga akidah dan syariah pasien. Yang mana dalam SOP nya, semua pasien yang dalam sakaratul maut wajib dapat talkin sakaratul maut, atau mendapatkan bimbingan.

"Itu semua ada di SOP, semua pasien yang dirawat disini salat 5 waktunya diingatkan, termasuk dipandu bagaimana tayamum juga ada," pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru, Said Abdullah yang turut hadir di acara Grand Launching memberikan apreasi kepada RSI Sultan Agung Banjarbaru.

Menurutnya, Pemko dan masyarakat Kota Banjarbaru mengucapkan penghargaan terima kasih, atas adanya RSI Sultan Agung di sini. "Insya Allah, saya salah satu yang akan jadi marketernya,” ujarnya.

Dikatakan Said, RSI Sultan Agung Banjarbaru sangat strategis karena terletak berdekatan dengan Kabupaten Banjar dan Kota Banjarmasin.

“Letaknya sudah tepat sekali, berada di perbatasan Kota Banjarbaru, jadi ini pelayanan bukan hanya untuk Banjarbaru, tapi juga untuk Kalsel,” ucapnya. (rvn/ij/bin)