BANJARBARU - Wilayah Pumpung Cempaka Banjarbaru dicanangkan punya peran baru. Wilayah yang terkenal akan aktivitas pendulangan intan tradisionalnya ini didapuk jadi gerbang kawasan Geopark Meratus.

Rencana ini sendiri dibenarkan oleh Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin. Yang mana, pihak Pemko Banjarbaru tegasnya sudah berkoordinasi dengan Tim Geopark Meratus terkait rencana tersebut.

Kemarin, Wali Kota didampingi jajarannya seperti Kepala Bappeda, Kadis Perkim, Kadis LH dan Disporabudpar Banjarbaru nenggelar pertemuan dengan tim dari Geopark Meratus Kalsel. Tampak juga jajaran dari Dinas PUPR Kalsel, Bappeda Kalsel dan ESDM Provinsi Kalsel dalam pertemuan.

"Jadi benar bahwa hari ini (kemarin, red) disampaikan perencanaan jika di Banjarbaru tepatnya di Pumpung Kecamatan Cempaka akan di jadikan pintu gerbang untuk Geopark Meratus," jelas Aditya.

Diklaimnya, jika ini merupakan salah satu upaya untuk melestarikan pendulangan tradisional intan di Pumpung Cempaka.

"Dan mudah-mudahan ini bisa membawa kesejahteraan dan meningkatkan perekonomian warga sekitar terutama warga Cempaka," katanya.

Selain dari aspek kebudayaan dan kesejahteraan masyarakat. Aditya juga mengklaim ini bentuk dari upaya mitigasi banjir di Banjarbaru yang dirancang Pemko.

"Betul, karena ini termasuk juga dalam upaya mitigasi banjir kita yang ada di Kota Banjarbaru, yang mana upaya mitigasi banjir kita ini membuat perencanaan dari lahan eks tambang PT Galuh Cempaka, yang mana kebetulan posisinya tidak jauh dari perencanaan Geopark ini sehingga bisa inline, dan tadi juga kita sampaikan desain mitigasi banjir kita," bebernya.

Adapun, perwakilan Tim Geopark Meratus, Ali Mustopa menyampaikan jika Banjarbaru memang merupakan bagian dari kawasan Geopark Meratus yang dicanangkan Pemprov Kalsel.

"Yang kita deliniasi salah satunya adalah berada di kawasan Pumpung Kecamatan Cempaka. Karena di sini, intan dicari masih dengan cara tradisional dan sebenarnya kawasan ini sudah terkenal dengan gaya menambangnya, nah itu yang tidak ada lagi bahkan di dunia," ungkap Ali.

Melihat potensi besar ini, maka dari itu pohaknya katanya mengembangkan kawasan Geopark Meratus ini sampai ke wilayah Pumpung Banjarbaru.

"Harapannya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Banjarbaru melalui pengembangan Geopark, yang merupakan salah satu geotsite andalan kita yang tahun depan akan kita ajukan ke UNESCO menjadi anggota UNESCO global geopark untuk meratus," paparnya.

Terakhir, Geotsite Cempaka ini menurutnya akan menghadirkan kembali memori pendulangan intan yang mendunia di masanya. Konsep yang dipakai katanya adalah Cempaka Diamond Garden.

"Rencananya juga dilengkapi dengan taman hortikultur yang menarik bagi siapa saja yang akan berkunjung baik itu tua, muda, lokal bahkan mancanegara.

Konsep ini menjungjung tinggi nilai-nilai dalam pengembangan dan perancangannya," pungkasnya. (rvn/ij/bin)