BANJARMASIN - Bidang Jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin merilis data ruas jalan yang rusak akibat banjir di awal tahun 2021 tadi.

Total berjumlah 44 titik, tersebar di lima kecamatan.

Kepala Bidang Jalan PUPR, Chandra membeberkan, semua kerusakan itu akan ditangani tahun depan.

Disinggung tingkat kerusakan, Chandra menyebut beragam. Dari rusak ringan hingga sedang. Sedangkan bentuk penanganannya, mulai dari pengaspalan hingga peninggian jalan.

"Kemudian, kami juga akan mengidentifikasi lagi kerusakan jalan yang terjadi akibat banjir rob selama Desember ini untuk sekaligus ditangani," ungkapnya, kemarin (14/12).

Kendati perbaikan direncanakan di tahun depan, bukan berarti tak ada yang bisa dilakukan oleh PUPR sejak sekarang.

Sebagian jalan, diketahui sudah ditangani. Misalkan di ruas Jalan Banjar Indah dan Gatot Subroto.

Selain itu, ada pula penanganan yang sedang berjalan. Seperti di kawasan Jalan Cemara Raya.

"Perbaikan di situ, sudah dikerjakan sejak awal Desember tadi. Perbaikan berupa peninggian dan pengaspalan jalan sekitar 10 hingga 20 sentimeter dari permukaan jalan semula," jelas Chandra.

"Sedangkan panjang jalan yang diperbaiki sekitar 500 meter," tambahnya.

Kendati demikian, diakui Chandra bahwa pengerjaan yang dilakukan sempat tersendat. Terkendala genangan banjir rob.

"Melihat kondisi sekarang, insyaallah dalam dua sampai tiga hari ke depan, pengerjaan di Cemara Raya itu bakal selesai," targetnya.

"Lalu juga ada perbaikan di Jalan Adhyaksa dan Simpang Gusti. Total biayanya sekitar Rp4 miliar," tutupnya.
Sementara itu, menilik data di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kemarin (14/12) titik banjir hanya menyisakan enam kawasan.

Tersebar di empat kecamatan. Di antaranya yakni, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Banjarmasin Barat, Banjarmasin Tengah dan sebagian wilayah Banjarmasin Utara.

Dirincikan Kepala Pelaksana BPBD Banjarmasin, Fahruraji, adapun lokasi yang terdampak yakni Jalan Prona 1, Jalan Harmoni, Jalan AMD XII, Jalan Kelayan B, Jalan Cemara Raya dan Jalan Cendana.

"Rata-rata ketinggian genangannya 5-10 sentimeter. Kecuali di Jalan AMD XII, ketinggian air masih 10-15 sentimeter," sebutnya.

"Kami akan pantau berkala. Saat ini, genangan sudah mulai ada menurunan walau agak lamban. Semoga tidak ada hujan dengan intensitas tinggi dan air kiriman dari hulu," pungkasnya. (war/fud)