BANJARBARU - Berjalan hingga dua tahap. Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Kota Banjarbaru resmi dilanjutkan. Pihak Pemko Banjarbaru mengklaim jika perpanjangan sudah diputuskan tak lama tadi.

Dinas Pendidikan melalui Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Edy Yuana Pribadi turut membenarkan kabar ini. Menurutnya, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan tahap ketiga ini.

"Betul untuk PTM tahap ketiga direncanakan digelar. Untuk waktunya nanti di semester dua yang kemungkinan masuk pada bulan Januari 2022," kata Edy.

Perpanjangan menurut Edy atas dasar evaluasi PTM di tahap sebelumnya. Yang mana diklaimnya bahwa PTM yang digelar berjalan lancar dan tak ada ditemukan kasus penularan.

"Sekaligus juga bertahap ini ada perbedaan pada jumlah sekolah yang melaksanakan PTM. Untuk jenjang SD ada beberapa tambahan lagi di tahap ketiga ini," katanya.

Diakui Edy sebelumnya bahwa untuk jenjang unit SD memang belum keseluruhan melaksanakan PTM. Maka dari itu sekarang Disdik katanya mempersiapkan agar sekolah-sekolah yang belum bisa diusulkan menggelar PTM di tahap ketiga.

"Untuk tahap satu itu ada 15 unit lalu ditahap dua jadi 54 unit, nah itu masih ada 20 unit sekolah yang belum. Tahap ketiga kita usulkan sisanya ini, semoga bisa semuanya melaksanakan," tegasnya.

Lantas mengapa masih ada sekolah yang belum direstui melaksanakan PTM di dua tahap sebelumnya? Edy menjawab jika pihaknya memang mengambil kebijakan membuka PTM secara bertahap.

"Disamping secara bertahap, memang kita juga sangat menekankan untuk sekolah benar-benar bisa menerapkan serta melaksanakan prokes. Jadi memang ada beberapa sekolah yang masih belum, makanya ini kita siapkan lagi," paparnya.

Sebagai informasi, bahwa untuk jenjang SMP di Banjarbaru dijelaskan sudah keseluruhan menggelar PTM. Sehingga kini, tersisa unit SD saja yang masih belum keseluruhan melaksanakan PTM di Banjarbaru. (rvn/ij/bin)