BANJARBARU - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), jumlah penumpang pesawat di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru mulai meningkat.

Stakeholder Relation Bandara Internasional Syamsudin Noor, Ahmad Zulfian Noor mengatakan, dalam beberapa hari terakhir jumlah penumpang yang berangkat rata-rata mencapai 3 ribu sehari.

"Padahal sebelumnya rata-rata penumpang yang berangkat cuma 2.500 sampai 2.800 sehari," katanya kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Meningkatnya penumpang, dia menyebut, membuat sejumlah maskapai mulai menambah penerbangan atau flight. "Biasanya dulu rata-rata 17 flight sehari, sekarang sudah 24 flight," sebutnya.

Dari puluhan penerbangan tersebut, Zulfian menuturkan, paling banyak rute ke Jakarta dengan rata-rata berangkat 10 flight sehari. Sedangkan ke Surabaya 7 flight. "Sisanya ada ke Semarang, Yogyakarta, Balikpapan dan penerbangan kargo ke Halim Perdanakusuma," tuturnya.

Dia memprediksi, jumlah penumpang pesawat di Bandara Internasional Syamsudin Noor masih terus meningkat hingga Nataru berakhir. "Kemungkinan naiknya antara 10 sampai 15 persen," paparnya.

Terkait persyaratan terbang, Zulfian menyampaikan, berdasarkan aturan yang dikeluarkan Satgas Covid-19 dan Kemenhub, masyarakat yang ingin bepergian menggunakan pesawat terbang harus sudah divaksin dua kali.

"Sebelumnya baru vaksin dosis pertama sudah boleh terbang, asalkan ada bukti tes PCR. Tapi selama Nataru harus sudah vaksin dua dosis," ucapnya.

Selain itu, dia menambahkan, calon penumpang juga wajib membawa hasil tes rapid antigen yang berlaku 1 kali 24 jam. "Tapi kalau anak-anak di bawah usia 12 tahun masih wajib PCR," tambahnya.

Sementara itu, meningkatnya jumlah penumpang memang membuat sejumlah maskapai penerbangan memilih untuk menambah flight atau jadwal penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Garuda Indonesia misalnya, pada Desember ini menambah satu flight jurusan Banjarmasin - Jakarta. Dengan begitu, mereka punya dua penerbangan di rute ini. "Satu tambahan flight setiap pagi, hari Selasa hingga Sabtu," papar GM Garuda Indonesia Banjarmasin, Endy Latief.

Dia membenarkan, penerbangan ditambah lantaran semakin tumbuhnya penumpang pesawat. "Sekarang dalam sehari kita total mengangkut 245 penumpang dan 5,5 ton kargo," ujarnya.

Di sisi lain, SM Citilink Banjarmasin, Ali Iskandar mengatakan bahwa peningkatan jumlah penumpang saat ini masih normal. "Karena kapasitas penumpang masih dibatasi, tidak full," katanya.

Berdasarkan aturan Satgas Penanganan Covid-19, pesawat hanya boleh mengangkut penumpang 70 persen dari jumlah kapasitasnya. (ris/by/ran)