BANJARBARU - Kota Banjarbaru jadi daerah pertama di Kalsel yang sukses mencapai cakupan 70 persen vaksinasi. Angka ini ditetapkan sebagai target yang dicanangkan pemerintah pusat.

Meski jadi juara di lingkup banua, namun Kota berjuluk Idaman ini harus mengakui daerah lain dalam hal cakupan vaksinasi kategori lansia. Yang mana, saat ini cakupan vaksinasi lansia Banjarbaru masih belum mencapai target yang ditetapkan.

Sebagai informasi, pemerintah pusat mendorong daerah agar cakupan vaksinasi lansia 60 persen. Target ini diberi tempo hingga akhir tahun 2020. Kini, batas waktu menyisakan kurang dari 10 hari.

Dari data Dinas Kesehatan Banjarbaru, cakupan vaksinasi lansia di Banjarbaru masih di bawah 60 persen. Tepatnya hingga tanggal 21 Desember, persentase baru menyentuh angka 52,22 persen.

Koordinator Tim Surveilens Epidemiologi Penanggulangan Wabah Corona Virus Disease Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Edi Sampana menyebut jika dengan waktu yang ada perlu kerja keras untuk mengejar target.

"Tahun 2021 tinggal 10 hari. Berdasar rata-rata prestasi vaksinasi Lansia selama ini, diperkirakan Banjarbaru tidak akan mencapai cakupan persen. Karena itu, untuk mencapai cakupan tersebut perlu upaya khusus," katanya kemarin.

Dari datanya, total lansia yang sudah divaksin berjumlah 7.122 atau setara 52,22 persen. "Suatu daerah dinilai memadai dalam upaya penanggulangan Covid-19 kalau cakupan dosis 1 total minimal 70 persen dan cakupan dosis 1 lansia minimal 60 persen."

Lalu berapa sisa lansia yang seyogiyanya harus divaksin untuk mencapai 60 persen? Berdasarkan perhitungannya, Edi menjawab jika ada sekitar 1000 lebih lansia yang harus disuntik dalam sisa waktu yang ada.

"Masih ada 1.061 orang untuk dosis satu. Kalau dibagi 10 hari misalnya, maka dalam 1 hari rata-rata minimal 102 yang divaksin dosis 1. Pengalaman selama ini, angka tertinggi adalah 164 orang lerhari lansia, ini pun sewaktu diadakan acara vaksinasi khusus lansia di gedung Bina Satria Banjarbaru," jelasnya.

Jika ditilik dari data di Kalsel, cakupan vaksinasi lansia Banjarbaru yang semula menempati posisi kedua setelah Tanah Bumbu kini bergeser. Sebab, baru-baru tadi Kabupaten Balangan berhasil menyalip karema cakupan vaksinasi lansianya sudah 53,98 persen.

"Mencermati data lansia ini, diperkirakan kab/kota yang on the track dalam vaksinasi lansia adalah kab Tanah Bumbu dan Balangan, karena 2 kab ini diperkirakan pada 31 Des nanti bisa melewati angka cakupan 60 persen," jujur Edi.

Kendati begitu, ia tetap berharap agar vaksinasi lansia di Banjarbaru bisa mencapai target di akhir tahun nanti. Mengingat, jumlah lansia di Banjarbaru kata Edi cukup banyak dan vaksinasi untuk kategori ini harus digalakkan.

"Benar, berdasar data Dukcapil per tanggal 10 November 2021, jumlah lansia di Banjarbaru ada sebanyak 18.386. Nah yang sudah divaksin dosis 1 baru 7.122. Jadi sangat banyak yang belum, sekitar 11.264 lansia kita yang belum atau tidak divaksinasi," pungkasnya. (rvn/ij/bin)