BANJARBARU - Menyambut momen perayaan hari raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UIW Kalselteng) melakukan sejumlah langkah guna memastikan layanan listrik tetap andal termasuk antisipasi terhadap risiko kendala teknis dengan menerjunkan personil pengamanan kelistrikan. 

General Manager PLN Kalselteng Tonny Bellamy, memastikan bahwa pihaknya sudah menyiapkan strategi untuk memastikan keandalan jaringan selama perayaan natal dan tahun baru terjaga dengan baik. 

"Dalam rangka menyambut Natal dan tahun baru kali ini, kami (PLN) sudah menyiapkan beberapa langkah dan antisipasi guna meningkatkan kesiapan menyongsong perayaan hari besar tersebut, mulai dari kesiapan instalasi baik jaringan, kesiapan petugas sampai dengan kesiapan peralatan yang digunakan," tegas Tonny 

Dirinya juga menambahkan bahwa dengan sistem kelistrikan saat ini yang sudah terinterkoneksi dengan sistem di kalimantan timur, PLN Kalselteng memiliki kecukupkan daya dengan surplus daya sebesar 845 MWh sehingga sangat mampu menopang kebutuhan daya selama perayaan Natal dan Tahun Baru. 

Dari sisi keandalan jaringan distribusi listrik ke pelanggan, Tonny memaparkan kegiatan care for asset menjadi mitigasi risiko yang dilakukan PLN untuk mencegah terjadinya gangguan dengan melakukan upaya predictive maintenance, yakni melakukan pengecekan kondisi aset jaringan listrik, dan perintisan pohon, khususnya di titik rawan yang berpotensi menyebabkan gangguan. 

"Perintisan pohon yang berpotensi mengganggu jaringan listrik sudah kami selesaikan. Masa siaga kami tetapkan mulai tanggal 18 Desember 2021 hingga 7 Januari 2022, Itu artinya Untuk pemeliharaan rutin saat ini sudah kami hentikan, kami hanya fokus melakukan upaya corrective maintenance saja. Jadi jika ada padam listrik saat ini, itu bukan karena adanya pemeliharaan, murni karena gangguan," paparnya. 

Guna memastikan percepatan penyelesaian gangguan, Tonny mengatakan PLN sudah mengerahkan sebanyak 1.931 petugas pelayanan teknik yang siaga 24 jam. Selain itu guna mempermudah koordinasi dan mendukung mobilisasi petugas, PLN menyiapkan sebanyak 204 unit kendaraan roda empat, 121 unit kendaraan roda dua, dan 44 posko siaga yang tersebar di masing-masing Unit PLN 

"Selama Siaga Natal dan Tahun Baru, terdapat total 44 posko siaga darurat di seluruh Unit PLN dan sebanyak 1.931 petugas PLN yang dilengkapi dengan peralatan serta material yang memadai bersiap siaga untuk siap melayani pelanggan PLN dengan sebaik mungkin," pungkas Tonny.

Kemudian untuk mendukung kesiapsiagaan petugas tersebut, serta guna upaya meningkatkan percepatan penyelesaian gangguan, PLN juga sudah menyediakan 56 Genset, 20 Unit Gardu Bergerak, dan 5 Unit uninterrupted power supply (UPS) untuk menjaga kelancaran dan keandalan pasokan listrik selama periode siaga.

Dengan adanya penguatan personel, kesediaan peralatan dan material, kehandalan sistem kelistrikan serta SOP yang mendukung, maka PLN optimis dengan kondisi kelistrikan Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah selama perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan aman.

"Tentunya, di tengah kondisi pandemi Covid-19, PLN memastikan SOP Protokol Kesehatan Covid-19 tetap dilaksanakan oleh petugas PLN selama dalam pelaksanaan siaga natal dan tahun baru," ujar Tonny.

Bagi pelanggan yang membutuhkan layanan PLN dapat diakses melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi layanan Contact Center PLN 123. (mat)