PARINGIN – Memperingati Hari Kesetiakawanan Nasional tahun 2021, Pemkab Balangan menyalurkan beragam bantuan bagi pegiat sosial di Bumi Sanggam. Senin (27/12). Bertempat di aula Benteng Tundakan Setdakab setempat.

Bupati Balangan, Abdul Hadi dalam sambutannya yang dibacakan Sekdakab Balangan, Sutikno mengatakan, tujuan utama ditetapkan dan diperingatinya HKSN ada dua, membangun ingatan kolektif seluruh elemen masyarakat, dan mendorong stimulus berbagai gerakan peduli dan aksi sosial di masyarakat dalam bentuk apa pun.

“Dengan tujuan itu, diharapkan dapat menimbulkan kerekatan sosial, meminimalisir kesenjangan sosial dan menciptakan kedaulatan sosial,“ harapnya.

Singkatnya, kata dia, HKSN adalah momentum untuk memperkuat ketahanan dan integrasi sosial. Dalam situasi pandemi saat ini, HKSN mengampanyekan sikap dan tindakan saling peduli dan berbagi yang dilandasi oleh kerelaan, kesetiaan, kebersamaan dan toleransi.

Diungkapkannya, segala bentuk bantuan yang diserahkan oleh Pemkab Balangan, dapat dimaknai sebagai praktik kesetiakawanan sosial, yaitu dalam rangka pengentasan kemiskinan, mengurangi kesenjangan sosial, dan memelihara kerekatan sosial.

“Kita semua harus betul-betul memahami, bahwa pengentasan kemiskinan itu tidak bisa diterobos dari satu link saja. Kemiskinan hanya bisa kita tundukkan jika kita bergerak bersama-sama. Lintas sektoe, multi-aapek, dan sinergis,“ imbuhnya.

Lebih lanjut ia berharap kepada seluruh jajaran dan stakeholder berkonsentrasi untuk membangun banua, termasuk di dalamnya peran serta masyarakat melalui lembaga kesejahteraan sosial.

Dalam kesempatan ini, bantuan yang diserahkan sscara simbolis oleh Pemkab Balangan diantaranya bantuan atensi berbasis keluarga dari Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial kepada PPKS wilayah Balangan, aenilai Rp48.000.000.

Peralatan mesin jahit dari Dinas Sosial Provinsi Kalsel kepada alumni Panti Sosial Bina Remaja, bantuan sosial senilai Rp20.000.000 ke0ada Kelompok Usaha Bersama (Kube) dan sarana prasarana kamar Lansia. (why)