BATULICIN - Korupsi masuk pada kategori kejahatan luar biasa. Guna mewujudkan Kabupaten Tanah Bumbu bebas korupsi, Inspektorat menggelar sosialisasi pengendalian gratifikasi, Senin (14/3). Acara ini dihadiri langsung Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar di Gedung Mahligai Bersujud.

Selain bupati, hadir pula Ketua DPRD Tanah Bumbu H Supiansyah ZA, Sekretaris Daerah H Ambo Sakka, beberapa anggota dewan, kepala SKPD, para bendahara dan seluruh camat.

“Terima kasih kami sampaikan kepada narasumber dan seluruh panitia dari Inspektorat yang telah menggelar sosialisasi. Acara ini sangat penting untuk masyarakat,” tutur Zairullah mengawali sambutan.

Menurutnya, gratifikasi merupakan salah satu tindak pidana korupsi yang mudah terjadi di lingkungan pemerintahan. Baik tingkat pusat maupun daerah, dengan cara mengabaikan ketentuan hukum dan moral yang berlaku.

“Gratifikasi pada umumnya terjadi di bidang pelayanan publik untuk percepatan pelayanan atau kaitannya dengan mendapatkan keuntungan dari pihak tertentu, tanpa melalui prosedur,” ujarnya.

Pencegahan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, tambah dia, perlu upaya yang kongkret. Selain penyusunan regulasi, juga membentuk unit pengendalian gratifikasi.

Sosialisasi pengendalian gratifikasi ini menghadirkan narasumber dari Pemeriksa Gratifikasi dan Pelayanan Publik Utama Komisi Pengawasan Korupsi (KPK) Muhammad Indra Furqon. (humas/zal)