PELAIHARI - Tak ingin Kota Pelaihari kembali banjir, Wakil Bupati Tanah Laut (Tala) Abdi Rahman menargetkan kepada SKPD terkait dan para lurah di Kecamatan Pelaihari untuk segera melaksanakan langkah mitigasi atau pencegahan banjir dalam beberapa pekan ke depan. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi Drainase Perkotaan di Ruang Kerjanya, Selasa (15/3).

Menurutnya, jangan hanya fokus pada cuaca ekstrem yang tidak bisa ditebak. “Upaya pencegahan banjir juga harus kita laksanakan. Target sebelum bulan Ramadan semua wilayah di Kecamatan Pelaihari harus sudah ada kejelasan langkah pencegahan banjir. Minggu depan saya tunggu laporan dan peta konsep tindakan dari SKPD, camat dan lurah tentang apa yang akan dilakukan dalam upaya mitigasi banjir ini," ucapnya.

Abdi menilai Kota Pelaihari sebagai etalase Bumi Tuntung Pandang sangat membutuhkan kerja sama seluruh pihak agar terhindar dari banjir atau setidaknya meminimalkan dampak kerusakan dari banjir. Salah satu yang menjadi fokus perhatiannya adalah drainase atau saluran air yang harus dimaksimalkan dan harus bebas dari sampah.

"Drainase ini sangat esensial di perkotaan, dan sampai saat ini masih ada tumpukan sampah yang menjadi masalah pada drainase kita,” ingatnya.

SKPD terkait harus memastikan sampah tidak ada lagi yang menyumbat drainase. “Di samping itu saya harap masyarakat juga bisa lebih sadar untuk tidak buang sampah sembarangan. Jangan sampai pusat-pusat pelayanan strategis yang ada di Kota Pelaihari lumpuh karena banjir. Kerugiannya sangat besar bagi masyarakat," tambahnya.

Hadir pada rapat tersebut Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Akhmad Hairin, Kepala DPRKPLH Tala Ismail Fahmi, Kepala DPUPRP Tala Agus Sektyaji, Camat Pelaihari Rika Amalia, dan para lurah di Kecamatan Pelaihari.(prokopim/sal/az/dye)