Sejak pendaftaran dibuka, lelang jabatan di Pemko Banjarmasin sudah dilamar 58 orang. Kepala sekretariat panitia seleksi (pansel), Totok Agus Daryanto mengungkap, tak hanya PNS internal pemko yang mendaftar. Dari luar juga banyak. “Ada 13 pelamar dari luar Banjarmasin. Dari Pemprov Kalsel, Pemkab Banjar, Balangan, Kotabaru, Tabalong dan Tanah Laut,” sebutnya.

Yang dilelang adalah 13 jabatan kepala SKPD dan satu jabatan staf ahli wali kota. Rata-rata satu lowongan dilamar enam orang.

Syarat pelamar, setidaknya pernah menduduki jabatan administrator sekurangnya selama dua tahun berturut-turut. Atau pejabat fungsional yang setara dengan batas usia 56 tahun per 1 Mei 2022.

Pengumuman dan pendaftaran dibuka pada 10-14 Maret kemarin. Dilanjutkan tahap penerimaan berkas administrasi pada 11-17 Maret. Berikutnya, seleksi administrasi dari tanggal 18-21 Maret. Hingga hasil seleksi administrasi diumumkan pada 22 Maret.

Kemudian penilaian rekam jejak dan klarifikasi pada 22-24 Maret. Tes kompetensi pada 23-25 Maret dan pengumpulan makalah pada 26 Maret. Pemaparan makalah dan wawancara pada 26-31 Maret. Hasil akhirnya akan diumumkan pada 4 April mendatang.

“Tahapannya masih sesuai rencana awal, hasilnya akan didapatkan pada 4 April,” tambah Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Diklat Banjarmasin tersebut.

“Hasil seleksi akan diumumkan ke publik. Tiga besar akan diserahkan kepada pimpinan,” pungkas Totok. Dari tiga nama yang lolos seleksi terbuka, wali kota akan memilih salah satu. Begitu direstui Komisi ASN, baru dilantik. Mengingatkan pembaca, jabatan yang dilelang adalah Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum Politik dan Pemerintahan.

Lalu Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD), Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, dan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.

Kemudian, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Dinas Pendidikan. Selanjutnya, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat, dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Terakhir, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. (war/at/fud)