Sepuluh hari buron karena terjerat kasus penganiayaan, Zein Akhmad (18), warga Gang Nuruddin, akhirnya dibekuk personel Polsek Banjarmasin Barat di rumahnya, Senin (30/5) malam, sekitar pukul 19.30 Wita.

Pemuda ini dilaporkan telah menikam Endi Nata (20), warga Gang Al-Qadar RT 41, Banjarmasin Barat. Korban menderita luka cukup serius di lutut dan jari. Kini ia dalam penanganan medis.

Jumat(20/5)malam, Endi bertandang ke rumah temannya, Refli. Ia tak mengetahui jika ada pelaku di sana. Tiba di rumah itu, Zein keluar dan menyerang dirinya membabi buta. Untung saja Endi masih bisa menangkis. Tetapi jarinya terluka terkena senjata tajam. Pelaku kembali menyerang dan mengenai lututnya.

“Saat itu pelaku di bawah sadar, dia mabuk,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat Ipda Hendra Agustian Ginting, mewakili Kapolsek Kompol Faizal Rahman, Jumat (3/6).

Usai menerima laporan, polisi mencari keberadaan Zein. Namun, dia tak berada di rumah. Setelah itu aparat hanya memantau tempat tinggal rumah pelaku. Sepuluh hari kemudian, pemuda itu muncul dan akhirnya diringkus.

“Kami tangkap di rumah dan dia tak bisa berkutik. Antara pelaku dengan koran teman,” kata Ginting. Berdasarkan hasil pemeriksaan, peristwa itu terjadi hanya karena korban ngutang Rp 5 ribu. “Pelaku kami sangkakan Pasal 351 KUHP, dan untuk barang bukti sajam kami sita,” ucapnya.(lan)