BANJARBARU - Kota Banjarbaru ditunjuk sebagai Ibu Kota Provinsi (IKP) Kalimantan Selatan yang baru. Terkait hal ini, Anggota DPRD Banjarbaru, Tarmidi meminta pemerintah kota sudah harus bersiap.

Baginya, selain menyambut baik perpindahan status ini. Kesiapan yang komprehensif juga harus diseriusi. Jangan sampai katanya bahwa hanya larut dalam euforia penyambutan status IKP ini.

"Ini juga jadi tantangan untuk Pemko dan kita warga Banjarbaru. Bagaimana kita benar-benar siap menyambut status ini, baik dari kesiapan pelayanan, infrastruktur dan juga SDM nya sendiri," katanya.

Legislator PKB ini mengatakan agar Banjarbaru jangan abai dan menganggap waktu masih panjang. Karena apabila IKP tak disiapkan sejak dini, maka konsekuensi-konsekuensi buruk di masa depan kata Budiman bukan tak mungkin menimpa.

"Kita harus memerhatikan aspek kontinuitasnya, jangan sampai nanti malah padat dan bahkan kumuh. Lalu aspek lingkungannya juga harus diperhatikan secara jangka panjang," ingatnya.

Dilanjutnya, aspek lingkungan akan sangat penting. Karena IKP idealnya ujarnya bisa terhindar dari bencana. Yang mana selama ini, persoalan genangan dan banjir di Banjarbaru ujarnya masih jadi PR.

"Maka dari itu kita harus menjaga dan mengelola lingkungan, jangan sampai perkembangan yang pesat malah menumbalkan aspek kelestarian alamnya. Ini harus ada kajian jangka panjangnya," pungkasnya. (rvn/ij/bin)