PARINGIN - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Balangan meminta Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) untuk terus memperhatikan hewan ternak agar mencegah terjadi adanya penyakit mulut dan kuku (PMK).

Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Ketua Komisi III DPRD Balangan Hafiz Ansari beberapa waktu lalu.

“Kami minta kepada dinas terkait yakni DKP3 selalu perhatikan hewan ternak di Balangan terutama pada hewan sapi, kambing dan babi yang mana disebabkan oleh virus kelompok aphthovirus yang sudah menyebar di beberapa kabupaten,” katanya.

Ditambahkannya, Komisi III yang juga sebagai mitra dari DKP3 Balangan tentunya sangat mendukung pelaksanaan pemeriksaan PMK pada hewan-hewan ternak yang tersebar di Kabupaten Balangan.

Sementara Kepala DKP3 Balangan Tuhalus, menjelaskan bahwa Kabupaten Balangan memang tidak terlalu banyak berimbas penyakit PMK ini namun pemerintah ingin meningkatkan baik biosecurity maupun daya tahan tubuh kepada hewan-hewan ternak.

“Semoga saja kita tidak terimbas akan penyakit ini, karena berdasarkan hasil pemeriksaan tidak ada gejala klinis terhadap penyakit PMK yang ada di kabupaten kita,” jelas Tuhalus.

Diungkapkannya, pemeriksaan yang dilakukan oleh pihaknya ini terfokus pada tiga wilayah yang memiliki jumlah ternak cukup banyak, yaitu pada sentra kawasan pembibitan peternakan di Desa Harapan Baru, Kecamatan Paringin Selatan dengan jumlah hewan ternak sapi yang diperiksa sebanyak 36 ekor, Desa Kalahiang, Kecamatan Paringin dengan jumlah 12 ekor dan Desa Lajar, Kecamatan Lampihong berjumlah 25 ekor.

“Semua hewan yang telah diperiksa dalam keadaan aman dan tidak terinfeksi PMK, selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan secara bertahap ke desa-desa lain di Kabupaten Balangan,” pungkasnya. (why)