Kabar baik. Akhirnya, pemerintah pusat menurunkan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk Kalimantan Selatan. Status semua kabupaten dan kota di Provinsi Kalsel kini turun ke level 1. Mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 30 Tahun 2022 terkait perpanjangan PPKM untuk luar Pulau Jawa dan Bali. Terhitung sejak kemarin (7/6) hingga 4 Juli mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, M Ramadhan mensyukuri pengumuman ini. Mengingat sebelumnya Banjarmasin tak kunjung beranjak dari PPKM Level 3. Lantaran vaksinasi lansia dan anak yang masih rendah. “Tadi siang kami mengetahui bahwa Banjarmasin berada di PPKM Level 1,” kata Ramahan.

Disinggung apa yang membuat Banjarmasin bisa keluar dari level 3, dia menyebut ada banyak indikator. Utamanya, tren kasus covid memang sudah melandai. 

“Misalkan jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit sudah semakin sedikit. Terlepas dari itu, masyarakat tetap harus disiplin dengan protokol kesehatan ketat,” imbaunya. Pada hari yang sama, siangnya, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina mengaku masih fokus pada vaksinasi. Contoh dengan memperbanyak hadiah undian pada acara vaksinasi massal.

Ibnu berdoa agar pemerintah pusat lekas mengumumkan berakhirnya pandemi. “Bahwa sudah memasuki endemi. Mungkin covid masih ada. Walaupun kasusnya sudah menjadi seperti flu biasa. Artinya tidak lagi menjadi wabah yang berbahaya,” pungkasnya. (war/gr/fud)