Di udara, dalam perjalanan menuju Madinah dari Banjarbaru, Samsinah Usman Hasbullah meninggal dunia dalam umur 50 tahun.

WAHYUDI, Balangan

Almarhumah berasal dari rombongan calon haji asal Kabupaten Balangan. Dari Kloter 01 BDJ yang berangkat dari Bandara Syamsudin Noor, Minggu (12/6) malam. Samsinah binti Usman adalah warga Desa Galumbang RT 01 Kecamatan Juai. 

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Balangan, Fahmi Wahid menerima kabar duka itu pada pukul 02.30 Wita. Diduga sudah meninggal dunia pada pukul 00.30 Wita. “Samsinah meninggal dunia saat berada di dalam pesawat. Saat transit di Medan, jenazah langsung dirujuk ke RSUD Lubuk Pakam untuk proses pemulasaran dan pemulangan ke Balangan,” terangnya.

Dijelaskannya, saat menuju asrama haji embarkasi Banjarmasin pun, Samsinah sudah harus menggunakan kursi roda. Mengacu pemeriksaan kesehatan pada bulan Maret lalu, almarhumah mempunyai riwayat penyakit kencing manis, darah tinggi dan jantung.

“Rencananya dipulangkan besok (hari ini). Diprediksi mendarat jam 4 sore,” tutup Fahmi. Radar Banjarmasin mengunjungi rumah duka di Desa Galumbang. Dari kejauhan, sudah terlihat bendera hijau terpasang di depan rumah ibu dua anak itu.

Yuliadi menceritakan, adiknya Samsinah sudah sakit-sakitan sejak setahun terakhir. Kakinya yang bengkak tak kunjung sembuh. Meski begitu, Samsinah tetap kukuh hendak berangkat haji. Dia sudah 12 tahun menunggu sejak 2010 lalu.

“Kami sebenarnya sudah menanyakan bagaimana kondisi kesehatannya, tapi dia bersikeras mengatakan baik-baik saja. Bahkan katanya, kalaupun risikonya harus meninggal dunia di Mekah, dia akan tetap berangkat,” ucap pria 51 tahun itu.

Sekarang keluarga sudah mengikhlaskan kepergian Samsinah. Hanya berharap agar jenazahnya segera bisa dikuburkan di tanah kelahirannya. Samsinah berangkat sendirian ke tanah suci. Mulanya dia mendaftar haji bersama suaminya, namun jodohnya kandas di tengah jalan. Keduanya bercerai dan berangkat sendiri-sendiri pada tahun ini. (gr/fud)