Warga Marabahan dihebohkan buaya berenang di Sungai Barito dalam sepekan ini. BPBD Kabupaten Batola mengimbau warga agar berhati-hati. Kalak BPBD Kabupaten Batola, Budimansyah membenarkan informasi buaya yang dilihat warga di Desa Sungai Lirik dan Ulu Benteng. Buaya tersebut berenang melawan arus ke arah hulu Sungai Barito. “Info buaya ini valid dari Kepala Desa Sungai Lirik,” ujarnya, Rabu (15/6).

Budimansyah berharap buaya ini hanya melintas di Marabahan. Tidak sampai memakan korban. “Alhamdulillah sampai saat ini belum ada info buaya tersebut kembali menampakkan diri,” ungkapnya. 

Sepekan lalu, sebuah video beredar di grup-grup WhatsApp Marabahan memperlihatkan makhluk sungai yang diduga buaya berenang di Sungai Barito. Video 30 detik itu direkam oleh Heni Fitriani (30) warga RT.02 Desa Sungai Lirik.

Meski tidak begitu jelas, sang perekam dengan bahasa Bakumpai mengatakan yang dilihatnya di tengah sungai itu adalah buaya. “Itu kepalanya timbul, badannya juga timbul, panjang sekali. Besar sekali,” sebutnya.

Ketika ditemui, Heni Fitriani menyatakan dengan yakin itu memang buaya. Jaraknya sekitar 50 meter dari dapur rumahnya. “Dia (buaya, Red) kadang timbul di permukaan kadang tenggelam. Apalagi bila ada kelotok yang melintas, dia langsung tenggelam,” ceritanya.

Penampakan buaya ini diketahuinya dari anak-anak yang bermain di dermaga samping rumahnya. Saat itu anak-anak histeris berteriak buaya. Heni keluar rumah, dan langsung merekam kejadian itu. “Saat itu kebetulan megang handphone.

Langsung rekam. Tidak takut karena posisi buayanya jauh dan berenang melawan arus ke arah hulu,” terangnya.

Heni menambahkan buaya ini tidak hanya dilihat olehnya saja. Banyak warga yang melihatnya. Ada juga di RT lainnya di Desa Sungai Lirik. “Warga RT 3 melihatnya saat memberi makan ikan di kerambanya,” ujarnya. Sejak kejadian itu anak-anak menjadi takut mandi di sungai. “Sisiknya sempat kelihatan,” tambahnya. Sani yang rumahnya sekitar 200 meter dari rumah Heni Fitriani juga mengatakan hal senada. “Kami melihat buaya itu berenang di Sungai Barito. Sekitar 25 meter dari keramba ikan kami,” ujar Sani.

Surian yang berada di RT 1 Desa Sungai Lirik juga melihat buaya berenang. Namun kali ini agak lebih jauh. Posisinya hampir berada di tengah sungai. “Pokoknya hampir satu kampung yang melihat buaya itu,” ujarnya. Menurutnya, buaya ini hampir 20 kali menampakkan diri di sungai melewati kampung mereka.

Warga Ulu Benteng Kecamatan Marabahan juga melihat buaya berenang. Posisinya persis di tengah Sungai Barito. “Tadi ada warga RT 8 Ulu Benteng yang melihat buaya di sungai,” ujar Lidya warga Ulu Benteng.

Menurut Lidya, ada juga warga RT 07 Ulu Benteng yang sempat melihat buaya itu. “Sebagai warga Ulu Benteng saya jadi takut untuk mandi di sungai,” ucapnya.(bar/az/dye)