Ketua Aliansi Warga Batuah, Syahriannor meminta Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina untuk datang langsung ke Pasar Batuah. Dia menginginkan agar wali kota bisa melihat langsung kondisi di lapangan. “Apa hatinya tidak terketuk melihat kondisi seperti ini?” ucapnya. 

“Nasib warga ini bagaimana. Ada banyak korban dari persoalan ini,” tambahnya. “Tadi saja ada warga yang pingsan karena tertekan memikirkan nasibnya,” tambahnya.

Setelah berkali-kali berunding, solusi yang ditawarkan pemko ditolak warga. Syahriannor menegaskan pihaknya akan terus bertahan. Meskipun pemko ngotot memerintahkan eksekusi lahan. “Coba tunggu lah proses hukum yang berjalan di pengadilan,” pungkasnya. Saat ini jajaran Forkopimda sedang menggelar rapat di kediaman wali kota.

Apakah pembongkaran lapak dan rumah di Pasar Batuah akan diteruskan atau ditunda, masih belum diketahui. (war/fud)