Sembilan kambing dan dua sapi milik warga di Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) kena wabah penyakit kuku dan mulut (PMK).

“Laporan awal muncul 4 Juni dan semua kasus masih di Kecamatan Barabai. Sampai sekarang memang belum ada ternak yang mati,” kata dr Bayu, dokter Tim Gugus PMK HST, Minggu (19/6). Ini kasus pertama di HST. Rangkaian penanganan pun sudah dilakukan. Untuk mencegah penyebarannya. 

“Melakukan sanitasi kandang, potong paksa untuk memutus rantai. Kita juga melakukan isolasi kepada hewan yang kena wabah,” tambahnya.

Kabid Peternakan HST, Siti Rahmah membenarkan temuan kasus PMK ini. “Kita sudah melakukan penanganan dan pendataan,” ucapnya singkat saat dikonfirmasi. (mal/bin)