Kabar perbaikan titian rusak di Murung Selong, Kelurahan Sungai Lulut, Banjarmasin Timur, jadi angin segar bagi warga. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Banjarmasin sudah siapkan anggaran miliaran rupiah untuk merenovasi. “Pemko menganggarkan  Rp 3,7 miliar untuk perbaikan titian Murung Selong,” ungkap Kepala Disperkim Kota Banjarmasin Chandra Iriandi Wijaya, Selasa (21/6) pagi.

Perbaikan titian sepanjang 981 meter itu menjadi program prioritas pemko pada tahun 2022. Tidak salah jika proses tahapannya terus dipantau, dengan harapan dapat dikerjakan secepatnya. “Kami upayakan perbaikan titian  dapat dilaksanakan tahun ini. Saat ini sudah masuk proses lelang,” ujarnya.

Lantas, konstruksi pembangunan titian yang akan dipakai seperti apa? Chandra menjelaskan, agar tak mudah patah bagian lantai lebar 2 meter menggunakan beton. “Kita menggunakan kombinasi kayu dan beton sehingga jalanan tidak licin,” ujarnya.

Perbaikan ini diperlukan karena banyak bagian titian yang bolong  karena patah. Ditambah lagi kondisinya miring. Warga yang ingin melintas harus ekstra hati-hati.

Apalagi kalau malam hari. Salah injak, bisa tercebur ke sungai. Padahal titian tersebut menjadi satu-satunya akses warga RT 12 dan 13. 

Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarmasin Hendra, mengaku baru mendengar informasi tersebut. “Kalau dianggarkan dari APBD tidak mungkin. Sebab itu masuk dalam kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH),” ucapnya.

Jika menggunakan dana bantuan dari pusat atau bantuan pihak lain, tambah dia, mungkin saja. Seingatnya, pada tahun 2019 lalu bantuan untuk perbaikan. Karena bagian lantai titian banyak yang rusak sangat mengganggu aktivitas warga. “Kalau dari CSR boleh, tergantung pemko saja lagi mengarahkan,” pungkasnya. (gmp)