Banjir tiba-tiba menerjang SDN 2 Semayap di Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru, (23/6) pagi. Meski tidak tinggi, airnya terbilang deras. Memasuki halaman sekolah dan ruang kelas. Guru dan murid yang sedang berbagi rapor pun panik. Pantauan Radar Banjarmasin, sepeda motor trail yang coba menerobos masuk sekolah bahkan sempat terseret arus.

Salah seorang guru, Siti Sulaiha menceritakan, hujan deras turun pada jam 9 pagi. Satu jam berselang, banjir menerjang. “Saat itu, sebagian siswa sedang bermain di dalam kelas. Air tiba-tiba masuk. Perlahan lalu semakin deras,” kisahnya kepada Radar Banjarmasin.

“Anak-anak harus dievakuasi menggunakan perahu karet,” tambahnya. Dievakuasi oleh relawan dan anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). 

Sulaiha menduga, banjir terjadi akibat luapan air sungai. Ditambah drainase yang mampat. Warga sekitar, Dedy Amir mengatakan, Kotabaru sudah langganan dilanda banjir ketika musim hujan tiba.

“Menurut saya, akibat bangunan-bangunan di sepanjang pinggir sungai. Ditambah gotnya juga mampat,” ujarnya. Dia menuntut pemkab untuk bertindak. Mumpung banjirnya belum parah. “Sekarang, bukan saatnya mencari siapa yang salah. Kita butuh solusi cepat, agar masyarakat tidak menjadi korban,” tutupnya. (jum/gr/fud)