Hujan deras. Drainase seakan tak lagi berfungsi. Genangan lagi. Di mana-mana genangan. Bukan main. Kali ini genangannya sudah melebihi mata kaki orang dewasa.

Banjarmasin dilanda hujan deras sejak subuh hingga kini (4/7). Jalan-jalan kota sudah berubah menjadi sungai. Kota Seribu Sungai.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina kerap menyebutnya “calap”. Tapi warga yang dipaksa akrab dengan kondisi seperti ini menyebutnya “banjir”. Tampaknya warga lebih realistis.

“Mana ada calap. Ini banjir,” tegas seorang pengendara sepeda motor di kawasan Jalan Lambung Mangkurat.

Personel BPBD turun berpatroli. Memantau kawasan mana saja yang terendam. Data sementara, ada sembilan kawasan yang terendam.

Di antaranya adalah Jalan Jenderal Sudirman (Simpang 4 Jembatan Merdeka) ketinggian air 10 hingga 30 cm, Jalan Lambung Mangkurat (Kantor Pos) ketinggian air 10 hingga 30 cm. 

Kemudian Jalan DI Panjaitan, ketinggian air 10 hingga 30 cm. Jalan Sultan Adam ketinggian air 10 hingga 20 cm. Jalan Pangeran Hidayatullah, ketinggian air 10 hingga 30 cm.

Seterusnya Jalan Gatot Subroto, ketinggian air 10 hingga 30 cm. Jalan Kelayan Tengah (Gang Gembira Ujung), ketinggian air 5 hingga 10 cm. Jalan Bumi Mas, ketinggian air 10 hingga 30 cm.

“Lalu di Jalan Kelayan B. Sedari RT 08 sampai dengan RT 14, ketinggian air 10 hingga 30 cm. Update selanjutnya menyusul,” ujar salah seorang personel BPBD Banjarmasin, Andy Putra, ketika dihubungi melalui sambungan telepon. (war/fud)