Pergelangan tangan kanan Muhammad Yoga (19) nyaris putus akibat dibacok pria tak dikenal saat menikmati malam di Jalan Sungai Jingah, Gang Adil Banjarmasin Utara, Minggu (3/7) dini hari sekitar pukul satu.

Tak hanya itu, jari manisnya juga mengalami hal serupa. Bahkan dia harus ditangani serius dan perlu operasi. “Baru sore ini usai menjalani operasi. Saya juga belum melihat bagaimana kondisi adik saya,” ucap Fatardo (23), kakak Yoga dihubungi Radar Banjarmasin, Minggu sore. 

Fatar, sapaannya, tak mengetahui secara detil bagaimana kejadianya. Ia hanya menerima informasi di malam libur tersebut adiknya sedang santai di sana. Kebetulan kawannya bertempat tinggal di lokasi kejadian. Kumpul-kumpul saja dengan seusianya. 

Tak lama, datang beberapa orang yang tiba-tiba menyerang mereka. Salah satunya ada yang membawa senjata tajam (sajam).

Sontak mereka berhamburan lari tak terarah. Nasib buruk dialami korban. Dia terjebak dan tak bisa lari. Minimnya penerangan, Yoga berusaha menangkis serangan salah satu pelaku yang memakai sajam dengan tangan kosong.

“Katanya pria-pria datang itu dalam pengaruh minuman alkohol. Cerita adik saya orang dewasa dan senjata yang digunakan pelaku berukuran panjang,” ucap Fatar. Dalam kondisi terluka, Yoga berusaha mencari pertolongan. Ia berteriak, seketika itu kawanan pelaku melarikan diri, sebelum warga berdatangan. “Tidak jelas berapa orang cerita adik saya, soalnya gelap lokasi kejadian. Salah satu pelaku yang membacok adik saya belum ditemukan polisi,” ujarnya.

Kapolsek Banjarmasin Utara Kompol Agus S mengungkapkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Untuk pelaku sendiri belum teridentifikasi dan korban tak mengenali. “Semoga ada petunjuk dan kasus ini segera terungkap,” katanya.(lan)