Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel menemukan 11 ribu lebih pemilih ganda saat pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) periode Juli kemarin.

Pemilih ganda sebanyak itu ditemukan di lima kabupaten dan kota. Yakni di Banjarmasin, Banjarbaru, Tanah Bumbu, Barito Kuala dan Kotabaru.

“Otomatis dicoret karena ganda,” kata Komisioner KPU Kalsel Divisi Program dan Data, Siswandi Reyaan.  Paling banyak ditemukan di Tanah Bumbu, jumlahnya mencapai 5.966 orang. Disusul Banjarbaru 1.756 orang, Banjarmasin 1.558 orang, Kotabaru 1.478 orang dan Barito Kuala 557 orang.

Terlacak dari kesamaan nama hingga kesamaan nomor induk keluarga (NIK). “Bahkan muncul lima sampai sembilan kali. Jadi cuma kami ambil satu untuk dimasukkan ke daftar pemilih,” paparnya. 

Masih dari hasil PDPB, terungkap pula ada sebanyak 727 pemilih keluar dari Kalsel. Terdata pula 4.335 pemilih meninggal dunia. Ditambah 24 pemilih yang masih berstatus TNI aktif.

Dari hasil verifikasi, terdata pemilih sementara untuk Pemilu 2024 di Kalsel sebanyak 2.769.262 pemilih. “Data ini masih akan terus dimutakhirkan hingga September mendatang,” sebutnya.

Dicoret, artinya terjadi pengurangan jumlah pemilih. Hal serupa juga terjadi pada PDPB semester satu Juni lalu. Saat itu, terjadi pengurangan belasan ribu pemilih.

Disandingkan dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada 2020 lalu, berkurang sebanyak 19.013 pemilih.

Sebab DPT Pilkada 2020 mencakup 2.793.811 pemilih. Sementara pada pemutakhiran lalu berkurang menjadi 2.774.798 pemilih. 

PDPB sendiri akan berakhir bulan ini. Hasilnya akan disandingkan kembali dengan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) milik Kementerian Dalam Negeri.

“Setelah disandingkan, akan menjadi basis data. Salah satunya digunakan untuk pemetaan TPS yang digunakan pada Pemilu 2024 mendatang,” ujarnya.

Tak ingin ada warga tercecer pada Pemilu 2024 mendatang, KPU meminta masyarakat turut aktif. Mengecek status pemilih di aplikasi LindungiHakmu.

“Masyarakat yang tak yakin sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum, bisa mendaftar melalui aplikasi tersebut. Silakan cek di sana,” cetus Siswandi. (mof/gr/fud)