Siapa pengganti Sutarto Hadi sebagai Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM)? Jawabannya Rabu (31/8). Tiga calon sedang menunggu suara Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Menristekdikti), Nadiem Anwar Makarim.

Suara Nadiem begitu berharga. Sebab senat memegang 67 suara, sisanya 36 suara dipegang oleh menteri. “Suara menteri mencakup 35 persen dari total suara di pemilihan,” beber Ketua Senat ULM Prof Hadin Muhjad. 

Dia memastikan, jadwal pemilihan rektor takkan bergeser. Karena semua calon sudah mengikuti wawancara virtual dengan kementerian, pekan lalu (24/8) lalu. Pada sesi wawancara itu, tiap penguji diberi waktu 20 menit. “Ada lima orang dari kementerian yang menguji,” tambah dosen senior Fakultas Hukum ULM itu. 

Kelima orang itu memegang jabatan sekretaris jenderal, inspektur jenderal, dirjen dikti, sekretaris dirjen dikti dan staf khusus menteri.

Tiga calon rektor itu adalah Prof Ahmad Alim Bachri, Dr Achmad Syamsu Hidayat dan Prof Aminuddin Prahatama Putra. Pada tahap penyaringan 13 Juli lalu, dari empat bakal calon, Prof Yudi Firmanul Arifin tersingkir karena hanya mendapat empat suara senat.

Suara tertinggi diperoleh Alim dengan 30 suara, disusul Syamsu dengan 24 suara dan Aminuddin dengan 8 suara senat. “Saat itu dari 67 suara senat, hanya 66 yang menggunakan suaranya,” terang Hadin. 

Lalu bagimana dengan kondisi para calon? Mereka masing-masing mengaku sudah siap, apapun yang terjadi besok. 

Menurut Aminuddin, mengingat besarnya porsi suara Nadiem, maka ketiga calon memiliki peluang yang sama. “Tinggal pak menteri yang memegang kartu truf,” ujarnya.

Alim pun demikian, dia mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada senat dan menteri. “Semua calon memiliki peluang yang sama,” katanya.

Sementara Syamsu mengaku berharap, siapapun yang terpilih nanti, bisa menjalankan amanah tersebut dengan baik. (mof/gr/fud)