Eriska Amelia Sari, 19 tahun, dibegal saat berkendara sendirian di jalan kebun sawit di Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut, (21/11). Kejadiannya sekitar pukul 12.30 Wita. Tepatnya di Jalan Raya PTPN XIII arah menuju Desa Tebing Siring 3 Trans. 

Eriska adalah karyawan Koperasi Mitra Dhuafa Komida. Dia berangkat untuk menagih iuran nasabah. Akibatnya, tas korban yang berisi uang tunai senilai Rp1.250.000 dirampok kedua pria itu.

Kapolres Tanah Laut AKBP Rofikoh Yunianto melalui Kapolsek Pelaihari Ipda May Felly Manurung mengatakan, korban yang naik sepeda motor seorang diri, tiba-tiba dihentikan dua laki-laki yang berboncengan. Mereka datang dari arah belakang. Pelaku pertama menodongkan sebilah pisau ke arah korban, merampas tas punggungnya, hingga korban terjauh. 

Pelaku kedua turun dari motornya dan mencekik leher korban. “Pelaku pertama kemudian mengambil uang tagihan yang berada di dalam tas korban,” ujarnya.

Beruntung, saat kejadian ada seorang pedagang sayur bernama Salman yang melintas dan menolong Eriska. Para pelaku pun melarikan diri ke arah jalan raya. “Korban selamat, hanya mengalami luka memar,” beber kapolsek. Felly melanjutkan, korban kemudian diantar saksi ke pos security PTPN XIII Pelaihari.

Dari sana, diantar ke mapolsek untuk melapor. “Mengacu pada informasi korban dan saksi di lapangan, kami sedang menyelidiki dan mengejar pelaku,” tutupnya. Radar Banjarmasin coba menghubungi korban dan saksi. Tapi sampai berita ini ditulis, belum ada jawaban. (sal/gr/fud)