Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, kembali menyambangi kawasan Kelurahan Alalak Utara, (21/11). Kali ini, bersama Komisi IV DPRD Banjarmasin. Kepala Dinkes Banjarmasin, M Ramadhan, menjelaskan bahwa kedatangan pihaknya adalah bentuk evaluasi, dan sosialisasi untuk penanganan penyakit kulit, scabies.

“Sebelumnya, kami memberikan pengobatan gratis ke siswa SDN Alalak Utara 3 serta warga yang terserang scabies,” jelasnya.

Dalam kegiatan (21/11), pihaknya membagikan handuk, sabun cuci hingga sabun mandi bagi warga setempat. Khususnya, warga di Rt 7 dan Rt 8. Tentu termasuk pula, siswa di SDN Alalak Utara 3. Tidak habis sampai di situ, warga atau orang tua siswa yang terserang penyakit scabies juga diminta untuk menjemur kasur. Arahan itu pun, diamini oleh warga setempat. Ramadhan lantas berpesan, agar warga bisa menerapkan perilaku hidup sehat, disiplin, hingga menjemur bantal guling dan kasur secara rutin.

“Untuk kesehatan, menjemur kasur itu sangat bermanfaat. Baiknya, antara pukul 09.00 hingga pukul 11.00,” pesannya.

Salah seorang warga, Masrah, menyambut baik arahan atau edukasi yang dilakukan. Ini, menurutnya adalah upaya yang baik untuk mencegah penyakit scabies.

“Semoga penularan scabies tak lagi ada. Kami pun menjemur kasur tadi,” ucapnya perempuan 54 tahun itu. Lantas, bagaimana kondisi warga berikut siswa yang terpapar scabies kini? Diakui Ramadhan, meski scabies yang memapar warga dan siswa masih ada, setidaknya pihaknya melihat sudah ada pengurangan. “Ada kemajuan seusai diobati,” ungkapnya.

“Kemudian, scabies ini sebenarnya juga tergantung daya tahan tubuh. Daya tahan tubuh yang kuat, mampu mengatasi bakteri di sekitarnya,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Saut Nathan Samosir mengungkapkan bahawa pihaknya akan terus memberikan dukungan kepada Dinkes Banjarmasin. 

Khususnya, dalam hal mengedukasi orang tua atau warga, untuk mengatasi scabies. Pasalnya, scabies tidak hanya bisa dientaskan hanya dengan pengobatan.

“Edukasi dan lainnya, juga bermanfaat untuk pencegahan penyakit,” ujarnya. “Semoga penyakit kulit yang melanda siswa SDN Alalak Utara 3 beserta warga, bisa selesai dengan cepat,” harapnya.

Diketahui sebelumnya, scabies menyerang 36 dari total 187 siswa SDN Alalak Utara 3. Belakangan, penyakit kulit ini rupanya juga menyerang sejumlah warga di Rt 7. Jumlahnya mencapai 38 orang. Kondisi tersebut diketahui sudah berlangsung sejak dua bulan lalu.

Dari hasil pemetaan Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin melalui Puskesmas Alalak Utara, RT 7 menjadi lokus penyebaran penyakit tersebut. (war/az/war)